Selasa, 01 Maret 2011

Seni Mengukir Buah Kelapa Ala Yakobus Degai


Seniman Papua yang satu ini tampak tampil beda. Dengan modal bakat alam yang ditambah dengan ilmu seni yang ditimbahnya di Sekolah Tinggi Seni Papua (STSP). Yakobus Degei berhasil mendapatkan satu ide memanfaatkan buah kelapa yang tidak jadi dan keringmenjadi barang yang berharga tinggi.
            Seniman yang memiliki sanggar di belakang pemancar TVRI Bhayangkara ini. Menemukan idenya ketika ia berada di Biak. “Waktu saya di Biak,  saya melihat banyak buah kelapa yang tidak jadi dan tidak dimanfaatkan. Kebetulan dari kampus saya mendapat tugas mata kuliah untuk menghasilkan karya seni dengan memanfaatkan bahan  dari alam yang ada disekitar. Saya melihat itu dan saya mencoba buatdan jadi seperti ini,” jelas seniman dengan cirri khas rambut  keritingnya yang dibiarkan  tebal.
            Dari buah kelapa yang tidak berharga sama sekali, bahkan hanya sering dibakar begitu saja atau bahkan dibiarkan hingga membusuk, ditangan seniman ini yang bisa juga melukis seperti lukisan dekorasi, naturalis, foto pada media kulit kayu dan kanvas tersebut, menjadi barang yang berharga mahal dengan bentuk ukiran sesuai bentuk b uah kelapa yakni bentuk kepala manusia.
Menurut Yakobus yang menamakan sanggarnya Dapur Seni Anak Negeri, harga karya seninya ini bisa mencapai Rp. 500 ribu per buah.Sedangkan untuk lukisan tergantung pada media lukis  “harganya bisa mencapai 1.5 juta” ujar Yakobus .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar