Memberdayakan Ibu-ibu PKK Hingga ke Daerah Terpencil
Ny. Suwae Tentang 10 Program Prioritas PKK Kab Jayapura
BANYAK orang bicara tentang kesamaan gender atau pemberdayaan perempuan. Namun tak banyak yang melakukan tindakan nyata dalam memberdayakan kaum perempuan khususnya ibu-ibu rumah tangga yang berada di pedalaman atau daerah terpencil.
Namun lain halnya dengan Tim Penggerak PKK (pendidikan kesejahteraan keluarga) Kabupaten Jayapura yang terus komit untuk menjalankan 10 program prioritasnya. Bahkan hingga ke distrik dan kampung-kampung terpencil di lingkungan Kab. Jayapura.
‘’Dalam menjalankan 10 program prioritas PKK ini, kami banyak mengalami kendala. Salah satu contoh nya di Distrik Airu yang sangat sulit dijangkau, karena transportasi yang susah dan juga daerah yang masih terisolir. Namun walaupun tingkat kesulitan yang tinggi tidak mengurungkan semangat Tim untuk menjangkau daerah tersebut,’’ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura, Costafina Bonay kepada Tabloit Papua Express di kediamannya belum lama ini.
Menurut Ny. Suwae (panggilan akrabnya), untuk mensukseskan program PKK tersebut, tim membagi program kerja PKK menjadi 4 wilayah pembangunan. ‘’Tim penggerak PKK Kab. Jayapura telah melakukan program kerja yang diprioritaskan telah diatur dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga,’’paparnya.
Dia juga menambahkan untuk menjalankan roda organisasi PKK, setiap pengurus organisasi mempunyai tugas yang dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, 10 program prioritas PKK adalah penghayatan dan pengamalan Pancasila , gotong-royong, pendidikan dan ketrampilan, kehidupan berkoperasi, sandang, pangan, tata-laksana rumah tangga, kesehatan, perencanaan hidup sehat, kelestarian.
Salah satu program andalan PKK kabupaten Jayapura adalah gelaran Jambore. ‘’Kegiatan jambore dilakukan di tingkat distrik. ‘’Tujuan dilakukan kegiatan ini agar dapat merangkul seluruh anggota PKK sekaligus refresing dan saling berbagi pengalaman,’’tambahnya.
Dalam mensosialisasikan 10 program tersebut PKK bekerjasama dengan dinas terkait seperti, Kantor Pemberdayaan Perempuan, Dinas Kesehatan, Dinas P dan P, BPMPK, Perindakop dan lain-lain.
Menurutnya, kendala yang dihadapi Tim PKK diantaranya saat mensosialisasikan pentingnya Keluarga Berencana. ‘’Sebagian besar kaum lelaki menolaknya dengan alasan wilayahnya masih luas dan hasil- hasil alam yang mereka miliki dapat menghidupi keluarganya, akan tetapi hal tersebut di tanggapi lain oleh kaum ibu-ibu alasannya sudah capai mengurus anak- anak , sehingga mereka tidak bisa ikut melibatkan diri dalam kegiatan- kegiatan kewanitaan,’’paparnya.
Di samping itu, pihaknya juga menggelar pelatihan – pelatihan ketrampilan khusus. ‘’Seperti membuat kue berbahan baku tradisonal, cara memanfaatkan pekarangan dan pelatihan untuk mengatur menajemen keluarga. Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus menambah pendapatan keluarganya,’’tambahnya.
Salah satu contoh program memanfaatkan pekarangan telah dilakukan seperti yang digelar di Kampung Yoboy sebagai kampung percontohan ‘’Walaupun letak kampungnya diatas air, tetapi mereka dapat memanfaatkan pekarangannya untuk menanam tanam yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupannya sehari-hari,’’tambahnya.
Dirinya menilai ibu-ibu sangat antusias dan merespon baik kegiatan yang digagas PKK Kab tersebut. ‘’Karena selama ini hal-hal yang mereka tidak tahu dengan kegiatan ini dapat membuka wawasan mereka, sekaligus mendapat pengetahuan baru. Dan dapat di terapkan dalam keluarganya masing-masing,’’tambahnya lagi.
Tak lupa ia berpesan agar program PKK selanjutnya dapat berkesinambungan. ‘’Meski program bisa dijalankan mencapai 70% namun saya berharap ke depannya apabila dengan kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program yang sudah ada, dan dapat menjalankan dengan baik. Agar seluruh keluhan – keluhan ibu dapat ditampung dan membantu mencarikan solusinya,’’pesannya.
‘’Dan apabila tidak lagi menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Saya akan fokus mengurus yayasan yang bergerak dibidang pendidikan yang berdiri kurang lebih lima tahun ini. Sekolah Dasar yang tepatnya berada di Distrik Sentani Kota tepatnya kampung Hobon. Dari sekolah ini telah meluluskan siswa- siswa dan saya berharap ke depan siswa yang bersekolah di sini dapat bersaing dengan sekolah lain,’’pungkasnya.(lince)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar